Kompetisi Narasi Dialog Muda

Selasa, 12 Maret 2013


Samsara bekerja sama dengan GWL muda dan Pamflet mengadakan Kompetisi Narasi ‘Dialog Muda’. Sebuah kompetisi penulisan narasi bagi remaja bertaraf internasional. Kompetisi ini melombakan karya karya cerita orisinil untuk dibuatkan menjadi film pendek terkait isu HIV dan AIDS dan Seksualitas. Karya cerita dapat berdasarkan pengalaman nyata atau cerita fiksi. kompetisi ini sukses diadakan di beberapa negara di dunia dengan nama Global Dialogue Narrative Competition, dan tahun ini adalah kali pertama kompetisi ini diadakan di Indonesia dengan nama Dialog muda. 
Karya cerita terbaik akan dibuatkan menjadi film oleh beberapa sutradara-sutradara muda dan berbakat dunia. Film-film yang telah diproduksi oleh Global Dialogue, masing-masing menampilkan nama pembuat karya ceritanya, telah ditonton oleh lebih dari 200,000,000 orang tiap tahunnya melalui televisi dan internet. Kalian dapat melihat film-film yang telah diproduksi oleh Global dialoge di www.youtube.com/globaldialogues
Baca selengkapnya »

Hotline

Sabtu, 27 Oktober 2012


Selama hampir 3 tahun pertama, konseling untuk perempuan dengan stress paska aborsi merupakan fokus dari program konseling Samsara.  Program ini pertama kali dimulai pada tahun 2008 dengan menyasar perempuan yang mengalami stress paska aborsi melalui media e-mail, telpon, atau tatap muka. Namun sejak 2010, berdasarkan evaluasi terhadap program yang telah dijalankan, layanan konseling Samsara dikembangkan menjadi konseling Kehamilan Tidak Direncanakan. 

Layanan konseling KTD Samsara merupakan akses perempuan terhadap informasi dan layanan penanganan KTD yang komprehensif dan pro perempuan. Dalam konseling ini perempuan dan pasangannya akan berbicara dengan konselor mengenai tiga pilihan perempuan saat kehamilan tidak direncanakan terjadi. Melalui media hotline dan email layanan konseling KTD, Samsara telah menjangkau perempuan di berbagai daerah di Indonesia baik yang berada di kota maupun pedesaan, dan tanpa memandang status pernikahannya.

Anda dapat menghubungi hotline untuk memulai konseling di nomer berikut ini: 087839555100, 085729295100, 085325211100 pada hari kerja pukul 13.00 – 17.00 WIB. Atau mengirimkan email ke alamat berikut ini samsara.konseling@gmail.com


 

Baca selengkapnya »

It's My Circle

Jumat, 26 Oktober 2012

Apa sih ' Its My Circle' ?

It's My Circle diambil dari filosofi Os atau mulut rahim. Perempuan sebagai pemilik tubuh, terutama pemilik rahim adalah penentu otoritas atas tubuhnya. Pada faktanya, tubuh dan seksualitas perempuan dikontrol oleh negara, agama dan budaya.It's My Circle adalah kampanye untuk mengklaim hak reproduksi perempuan, dalam hal ini hak reproduksi perempuan untuk menentukan dengan siapa dan kapan membentuk relasi, menentukan jumlah dan jarak antar kelahiran.

The Right To Live, The Right To Safe Abortion

Kehamilan Tidak Direncanakan merupakan kejadian umum yang dialami oleh perempuan baik mereka yang sudah menikah ataupun ibu rumah tangga. Estimasi global menyebutkan bahwa 4 dari 10 kehamilan adalah kehamilan tidak diinginkan . Dari 45 juta aborsi yang terjadi setiap tahunnya di dunia, 19 juta merupakan aborsi tidak aman dengan 5 juta diantaranya dirawat di rumah sakit akibat komplikasi . Kriminalisasi aborsi dan tidak adanya layanan yang ramah terhadap perempuan telah mengakibatkan tingginya angka aborsi tidak aman yang telah menyumbangkan sekitar 11-15% dari Angka Kematian Ibu di Indonesia.

Hak perempuan untuk mengakhiri kehamilan diimplikasikan dan didukung dalam berbagai perjanjian dan instrumen internasional. Akses terhadap layanan aborsi yang aman adalah bagian penting untuk melindungi hak perempuan terhadap kesehatan dan hak mereka untuk hidup.

Email : itsmycircle@gmail.com 

Facebook : https://www.facebook.com/pages/Its-My-Circle/221717171220024

Twitter : Itsmycircle
Baca selengkapnya »

Training Misoprostol



Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan akses perempuan terhadap teknologi kesehatan, pelatihan tentang Misoprostol digelar pada akhir Mei 2012 oleh Samsara. Selama 3 hari 15 orang peserta pelatihan belajar tentang kajian klinis Misoprostol dan fungsinya untuk meningkatkan status kesehatan maternal perempuan di Indonesia. Selain itu, para peserta juga dibekali ketrampilan konseling Kehamilan Tidak Direncanakan (KTD) untuk dapat menjadi konselor sebaya bagi komunitasnya masing-masing. 

 

 

 

Baca selengkapnya »

28 Sept Campaign

Selasa, 23 Oktober 2012

28 September 2012

DESAK PEMERINTAH MEMENUHI JANJI MENINGKATKAN AKSES LAYANAN ABORSI AMAN DI INDONESIA

Samsara menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk mengkaji ulang komitmen yang telah dibuat guna meningkatkan akses layanan aborsi aman bagi remaja dan perempuan sebagai bagian dari komitmen yang ditetapkan dalam Konferensi Internasional mengenai Kependudukan dan Pembangunan tahun 1994 serta komitment lainnya yang dibuat dalam Kovenan Internasional untuk Hak Ekonomi, Sosial dan Politik dan Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan.

Kami mendukung Kampanye Internasional untuk Hak Perempuan Terhadap Aborsi Aman yang telah diluncurkan tahun ini dengan tujuan mempromosikan akses universal terhadap aborsi aman dan legal sebagai bagaian dari isu pemenuhan hak kesehatan perempuan dan hak asasi manusia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai isu kampanye silakan menuju ke www.asap-asia.org atau www.september28.org

Kampanye internasional ini diluncurkan untuk menyoroti kebutuhan untuk memastikan akses layanan terhadap aborsi aman dan legal guna mengurangi angka kematian ibu, kelahiran yang tidak diinginkan dan untuk berkontribusi kepada penghapusan kemiskinan dan ketimpangan gender dengan memungkinkan perempuan untuk memiliki control penuh terhadap tubuh dan kesuburannya.

Badan Kesehatan Dunia tahun ini telah menerbitkan revisi panduan aborsi aman terbaru, http://www.who.int/reproductivehealth/publications/unsafe_abortion/9789241548434/en/l,  yang mana menyebutkan bahwa peran pemerintah dan pembuat kebijakan untuk memastikan akses terhadap aborsi aman bagi perempuan adalah bagian dari kewajiban pemenuhan hak kesehatan maternal, selain juga hak asasi manusia.

Dalam konteks Indonesia, kampanye 28 september adalah sebuah momen bagi perempuan Indonesia untuk mulai menyerukan dengan keras kepada pemerintah untuk memegang teguh janju memenuhi hak kesehatan perempuan dengan meningkatkan akses aborsi aman dan legal bagi semua perempuan tanpa memandang status pernikahan, usia, ekonomi, maupun budaya. Tuntutan ini menjadi penting mengingat pemerintah Indonesia melalui Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) telah berkomitmen

untuk meningkatkan status kesehatan maternal perempuan Indonesia dengan cara mengurangi angka kematian ibu sebesar 75% pada akhir tahun 2015. Sayangnya hingga saat ini Indonesia masih menjadi Negara dengan angka kematian ibu tertinggi di kawasan Asia Tenggara dengan catatan 228 per 100.000 kelahiran menurut survey SDKI 2007. Diperkirakan 14-16% dari angka tersebut merupakan akibat komplikasi dari aborsi tidak aman.

Catatan untuk Editor
Mengenai Kampanye Internasional untuk Hak Perempuan Terhadap Aborsi Aman
Dalam satu dasawarsa terakhir, kesadaran mengenai kebutuhan akan aborsi aman berkembang pesat dipelbagai belahan dunia. Meningkatnya jumlah klinik dan dokter yang melayani akses aborsi aman baik dengan obat-obatan maupun prosedur operasi, termasuk di negara-negara dimana akses aborsi masih dibatasi secara legal, telah berkontribusi menurunkan angka kematian perempuan akibat komplikasi berat yang disebabkan oleh aborsi tidak aman.
Meski demikian, perubahan-perubahan positif ini masih belum terjadi di tempat dimana aborsi dibatasi secara legal karena akses tersebut tidak tersedia berdasarkan hak dan karenanya membuat sejumlah besar perempuan muda, lajang, miskin,dan tinggal di daerah pedesaan tidak terlayani. Selain itu, kelompok penentang aborsi yang didanai dan diorganisir dengan baik telah berkembang lebih dari satu dasawarsa terakhir ini ingin menciptakan kembali iklim politik yang tidak bersahabat terhadap isu aborsi.

Kampanye ini sepenuhnya dilakukan berdasarkan advokasi untuk keadilan sosial yang akan menyuarakan tentang
  • Meningkatkan keadilan dalam penyaluran sumber daya (contohnya dalam kaitan dengan layanan seperti kesehatan atau pendidikan, memastikan keadilan dalam layanan, keterjangkauan layanan, penerimaan dan kualitas layanan);
  • Mengakhiri diskriminasi terhadap semua kelompok, menjaga nilai-nilai yang mengakui bahwa semua individu adalah setara; dan
  • Mempromosikan partisipasi masyarakat dalam proses kebijakan dan pelaksanaan yang berdampak pada kehidupan mereka, dan transparansi serta akuntabilitas mengenai bagaimana kebijakan dibuat dan mempengaruhi masyarakat yang oleh karenanya harus menyertakan hak-hak sosial, ekonomi, budaya, sipil dan politik. 
Tentang Samsara
Samsara adalah sebuah organisasi non-profit yang didirikan pertama kali pada tahun 2008. Samsara bercita-cita untuk mengupayakan kehidupan bermasyarakat dimana setiap individu memiliki pemahaman dan otoritas atas tubuhnya. Cita-cita ini kami tuangkan dalam Misi sebagai berikut:
  1. Mempromosikan pendekatan hak-hak seksual dan reproduksi dalam isu KehamilanTidak Direncakan dan aborsi sebagai bagian dari otoritas tubuh perempuan.
  2. Meningkatkan akses pendidikan, informasi, dan layanan konseling yang berbasishak-hak seksual dan reproduksi.
  3. Mengembangkan dan memperkuat jaringan untuk mendorong perubahankebijakan akses aborsi aman.
  4. Memperluas wacana dan gerakan sosial yang pro pada hak remaja dan perempuan.
Samsara meyakini bahwa dalam kerja-kerja organisasi kami berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia universal, non-judgmental dan non-diskriminasi, berkeseteraan gender, dan demokratis. Semua prinsip tersebut adalah upaya kami untuk menjamin terpenuhinya cita-cita organisasi.

Untuk mengetahui aktivitas kampanye Samsara, silahkan cek di sini : http://www.september28.org/samsara-2/
Info lebih lanjut : +62274-6686120 atau 081 9889 240

Baca selengkapnya »

SSKR


Sejarah terbentuknya SSKR merupakan lanjutan dari sebuah grup diskusi bernama Sexuality and Reproductive Health School (SRHS) yang dibentuk oleh Inna Hudaya dan Talcon, seorang gadis asal Amerika. SRHS dilaksanakan setiap hari Sabtu dengan skala peserta umum. Mereka mencoba merumuskan kemasan yang berbeda dari pelatihan yang biasanya.SSKR berbeda karena menyajikan tema yang dasar. Penguatan otoritas tubuh. dipilih agar setiap peserta dapat memilih metode perawatan untuk tubuhnya sendiri, khususnya pada isu kesehatan seksual dan reproduksi. Penguatan otoritas tubuh juga memberikan pemahaman kepada banyak orang untuk lebih memahami tubuhnya dan memberikan banyak pilihan-pilihan yang selama ini tidak terpublikasi dengan bagus. 

 

 

Baca selengkapnya »

Workshops


Baca selengkapnya »

SRHR-SW

Senin, 22 Oktober 2012

SRHRSW adalah sebuah kegiatan lokakarya yang berlangsung selama enam minggu yang dilakukan oleh Samsara dan didukung oleh Women on Web. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di Indonesia bagian timur (Bali, Lombok, Flores, Kupang) tentang isu aborsi, serta memberikan akses terhadap pengetahuan seksualitas dan reproduksi dasar.Lebih dari 8 lokakarya dilakukan dalam perjalanan Samsara di Indonesia timur tersebut dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti tokoh agama, remaja, pelajar, hingga ibu rumah tangga, dan masyarakat pedesaan. Kegiatan SRHRSW diharapkan menjadi bagian dari program tahunan Samsara untuk ikut berkontribusi pada peningkatan kesadaran  masyarakat di Indonesia timur tentang soal-soal seksualitas dan reproduksi. 

 

 

Baca selengkapnya »
 
 

© 2012